top of page
  • Writer's pictureSA

Urai Kemacetan di Jakarta, Rasyidi Usulkan ASN Diterapkan Kerja Shift


Guna mengurai kemacetan di DKI Jakarta. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Rasyidi mendukung penerapan shift kerja bagi ASN DKI Jakarta.


Dikatakan Wakil Ketua Komisi C itu, penerapan shift kerja justru akan membuat ASN lebih produktif.

”Itu sudah dilakukan oleh pemerintah pusat. Hasilnya pun sangat memuaskan,” ujar Rasyidi kepada Ipol id, Selasa (30/5).

Menurutnya, penerapan jam kerja shift sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. salah satunya, di PT Pertamina yang menerapkan sift kerja bagi pegawainya.

“Sistem sift kerjanya di PT Pertamina itu bisa 3 Minggu di Jakarta, tiga Minggu lagi di Jambi,” katanya.

Untuk itu, sambung anggota DPRD DKI tiga periode itu ASN di DKI Jakarta harus beradaptasi dengan sistem baru jika shift kerja diberlakukan. Apalagi, hal itu bertujuan untuk mengurai kemacetan Jakarta yang hingga kini sulit teratasi.

”Tentunya semua pihak pasti diuntungkan dengan penerapan shift kerja itu. Baik itu Pemda dan ASN atau pun pengusaha swasta, ” imbuhnya.

Seperti diketahui, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui perlunya penerapan shift kerja berdasarkan analisis yang dilakukan petugas.


Kata dia, pukul 07.00 setiap hari biasa (week days) merupakan puncak kemacetan karena pekerja secara bersamaan bakal tergesa-gesa di jalan untuk sampai ke kantor sebelum pukul 08.00.


Begitu ada pembagian dua shift. Jam puncaknya itu akan terdistribusi normal. Mulai jam 7 ini akan terdistribusi ke jam 8 dan jam 9, sehingga kepadatan lalu lintas itu akan turun,” kata Syafrin. Menurut dia, jeda waktu dua jam antara pukul 08.00 dan 10.00 sudah cukup untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan raya.




Comments


bottom of page