top of page
  • Writer's pictureDA

Sebut Macet Jakarta Enggak Ada Obat, PDI Perjuangan Dukung Rencana Heru Budi Bagi 2 Jam Masuk Kantor


Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mendukung rencana Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono yang ingin membagi jam masuk kerja menjadi pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB.


Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina, menilai, perlu terobosan aturan baru untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di ibu kota yang kian hari kian parah.


Kebijakan pembatasan kendaraan dengan mekanisme ganjil genap yang selama ini diterapkan di 26 ruas jalan Jakarta pun dinilai masih kurang ampuh mengatasi macetnya ibu kota.


“Kemacetan Jakarta sudah terlalu parah. Ganjil genap memang mengurai (jumlah kendaraan yang melintas), tapi kemacetan masih saja parah,Oleh karena itu harus ada pengaturan lain. Mengatur jam kantor, ini baik, kami dukung,”

Dengan pembagian jam kerja ini, jumlah kendaraan yang biasanya memadati jalanan ibu kota pada pagi dan sore hari diharapkan bisa berkurang hingga setengahnya.

Kebijakan ini pun diharapkan bisa jadi solusi jitu dalam mengatasi kemacetan yang sudah jadi masalah klasik warga Jakarta.


“Tujuan kebijakan ini baik agar pulang dan perginya kendaraan tidak di waktu yang sama,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku tengah menggodok aturan terkait pembagian jam masuk kantor untuk mengurai kepadatan lalu lintas di ibu kota. Pembahasan tersebut nantinya bakal dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan sejumlah pihak.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Sebut Macet Jakarta Enggak Ada Obat, PDIP Dukung Rencana Heru Budi Bagi 2 Jam Masuk Kantor, https://jakarta.tribunnews.com/2023/05/05/sebut-macet-jakarta-enggak-ada-obat-pdip-dukung-rencana-heru-budi-bagi-2-jam-masuk-kantor.


Comments


bottom of page