top of page
  • Writer's pictureSA

Politisi PDIP Desak Pemprov DKI Segera Cari Solusi Blokade Pedestrian di Depan Kedubes AS

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meyakini, Pemerintah DKI Jakarta bisa menemukan solusi atas keluhan pejalan kaki.

Solusi yang dimaksud terkait adanya blokade pedestrian di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.


“Saya yakin akan ada solusi yang baik sehingga kepentingan masyarakat bisa terakomodir,” kata Yuke, Selasa (6/6/2023).

Namun, kata dia, harus ada pembahasan antara pemerintah daerah dengan pihak terkait.

“Harus ada komunikasi antara Dinas Bina Marga dan Kementerian Luar Negeri dengan Kedubes AS terkait trotoar tersebut,” ucap Yuke yang juga menjadi Bendahara Fraksi PDIP ini.
Apalagi di lokasi itu masuk wilayah ring satu (area terbatas), di mana banyak tamu kenegaraan yang melintas di sana,” imbuh Yuke.

Diberitakan sebelumnya, Koalisi Pejalan Kaki (Kopeka) meminta Pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan diplomasi dengan Kedubes AS untuk Indonesia.

Hal ini buntut penutupan pedestrian di depan kantor Kedutaan Besar AS di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat sejak beberapa tahun lalu.

Ketua Kopeka Alfred Sitorus mengungkapkan, penutupan pedestrian itu sebetulnya sudah terjadi sejak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Jokowi pada 2014 lalu.

Namun sampai sekarang, blokade pedestrian masih dilakukan menggunakan kawat berduri dan pembatas beton, sehingga pejalan kaki terpaksa harus turun ke bahu jalan ketika melintasi pedestrian teersebut.


AS kan menganut kota yang workable city, rumah bagi pejalan kaki kenapa sih se-eksklusif itu trotoarnya padahal itu ruang publik loh," ucapnya.

"Jadi yang bukan hak milik mereka harusnya tunduk pada hak hukum di mana mereka berada,” imbuh Alfred.

Alfred mengatakan, sejak beberapa bulan lalu Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan revitalisasi pedestrian di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Namun saat di titik Kedubes AS, pedestrian tetap ditutup sehingga tidak bisa direvitalisasi oleh Dinas Bina Marga.

Akhir-akhir ini Dinas Bina Marga kan baru membangun trotoar di Jalan Medan Merdeka Selatan, terus saya tanya ini kenapa sampai ke Istana Wapres saja, tidak sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, di situ ada Kedutaan AS,” ungkapnya.



Comentários


bottom of page