top of page
  • Writer's pictureDA

Politikus PDI Perjuangan Minta Pemprov DKI Buat Program Pengelolaan Pendidikan Sampah Sejak Dini


Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyoroti masalah sampah yang hingga kini belum bisa diatasi Pemprov DKI Jakarta.

Produksi sampah warga Jakarta yang mencapai 8.000 ton per hari pun dinilai sudah sangat mengkhawatirkan.


Sebagai langkah awal, Yuke mengajak Pemprov DKI mengedepankan pendidikan pengelolaan sampah sejak dini di sekolah.


"Dengan menerapkan pendidikan pengelolaan sampah sejak dini di sekolah, diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu mengurangi masalah sampah di Jakarta,” ucapnya dalam keterangan tertulis"

Anggota Komisi D DPRD DKI ini menyebut, sebagian besar sampah yang dihasilkan berasal dari rumah tangga.


Lingkungan sekolah yang jumlahnya mencapai 5.000 unit pun disebutnya turut berkontribusi menyumbang sampah rumah tangga.


Oleh sebab itu, ia mengajak Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan membuat program pengelolaan sampah sejak dini, seperti pengumpulan dan pemilahan sampah organik - anorganik, penggunaan lubang biopori, hingga penggunaan komposter untuk limbah sisa makanan di kantin.


“Para siswa juga bisa didorong untuk mengambil tindakan kecil dalam upaya mengurai sampah, seperti penggunaan botol minum dan tempat makan sendiri saat jajan di kantin untuk mengurai sampah plastik sekali pakai,” ujarnya.


“Para siswa juga bisa didorong untuk mengambil tindakan kecil dalam upaya mengurai sampah, seperti penggunaan botol minum dan tempat makan sendiri saat jajan di kantin untuk mengurai sampah plastik sekali pakai,”

Politikus senior PDIP ini pun berharap kelak kantin-kantin sekolah di Jakarta bisa benar-benar menerapkan konsep ‘zero waste’.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan supaya para siswa dapat belajar dan mempraktekkan langsung cara pengelolaan sampah yang baik.

Yuke juga berharap adanya kolaborasi yang baik antara bank sampah dengan sekolah.


“Sekolah dapat menjadi salah satu sumber penyediaan sampah bagi bank sampah. Siswa juga dapat mengunjungi bank sampah untuk belajar cara memilah sampah, mengolah sampah, dan membuat produk daur ulang,” tuturnya.

Lewat kolaborasi ini, bank sampah dapat memberikan pelatihan atau workshop terkait edukasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Politikus PDIP Minta Pemprov DKI Buat Program Pengelolaan Pendidikan Sampah Sejak Dini, https://jakarta.tribunnews.com/2023/05/02/politikus-pdip-minta-pemprov-dki-buat-program-pengelolaan-pendidikan-sampah-sejak-dini.

Comentários


bottom of page