top of page
  • Writer's pictureGA

PDI-Perjuangan: Sebelum Anies Pimpin, Toleransi DKI Sudah Terjaga Baik

Updated: Sep 18, 2023




Anies Baswedan mengungkit kinerjanya semasa menjadi Gubernur DKI Jakarta setelah resmi dideklarasikan oleh PKS sebagai capres di 2024. Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta memang mengakui Jakarta teduh, aman, dan damai, namun karena tidak ada yang dikerjakan Anies selama 5 tahun.


"Ya nggak salah mas selama 5 tahun Jakarta teduh, aman, damai, karena selama 5 tahun (Anies) tidak mengambil kebijakan mendasar yang berimplikasi penataan Jakarta,"

kata Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, saat dihubungi, Kamis (23/2/2023).


Gembong mengatakan yang dimaksud tidak ada ketegangan mungkin karena tidak adanya relokasi hunian di sepanjang daerah aliran sungai. Namun, dia menilai hal itu yang harusnya dilakukan untuk menyelesaikan persoalan banjir.


"Yang dimaksud ketegangan itu mungkin tidak ada relokasi hunian di sepanjang daerah aliran sungai, yang notabene itu adalah persoalan pokok pengentasan banjir dan penataan kota. Karena memang selama 5 tahun itu tidak dikerjakan, sehingga teduh, damai," ucapnya.


Lebih lanjut, Gembong menegaskan terkait persoalan toleransi juga bukan hal yang spesial. Menurutnya, toleransi di DKI Jakarta sudah terjaga dengan baik bahkan sebelum Anies memimpin.


"Kalau persoalan ketegangan antarumat beragama, sejak sebelum Anies memimpin Jakarta pun sudah terjaga dengan baik. Prinsip kepemimpinannya memang senyap, teduh, ya akhirnya bekerja yang normatif aja, bahkan nggak nampak bekerja," ujarnya.


"Apa program spetakuler dari gagasan murninya yang ditinggalkan? JIS? Halte? Yang murni dari gagasan Anies itu hanya DP 0 rupiah, yang gagal," lanjutnya.



Comments


bottom of page