top of page
  • Writer's pictureGA

Ketua DPRD DKI Dukung TransJ Masuk Soetta, Yakin Tak Bebani Subsidi Tiket

Updated: Sep 18



Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasehat Fraksi PDI Perjuangan Prasetyo Edi Marsudi menyambut positif rencana bus TransJakarta melayani rute Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Prasetyo memandang upaya itu bisa menambah alternatif angkutan umum sehingga mempermudah pergerakan masyarakat.


"Baik-baik aja, mempermudah masyarakat datang ke sana daripada naik mobil," kata Prasetyo di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).


Diketahui, tarif untuk layanan bus TransJakarta ke Soetta direncanakan sebesar Rp 3.500. Terkait hal ini, Prasetyo meyakini penyediaan layanan tersebut tak akan membebani subsidi tiket yang setiap tahun digelontorkan Pemprov DKI untuk TransJakarta.


"Enggak lah," ujarnya singkat. Prasetyo menjawab apakah layanan TransJakarta ke Soetta akan membebani public service obligation (PSO) TransJakarta.


Meski begitu, politikus PDIP itu menekankan perlu adanya perencanaan yang komprehensif agar layanan ini berjalan baik. Karena itu, dia bakal memantau hasil uji coba layanan TransJakarta ke Bandara Soetta yang bakal dilakukan dalam waktu dekat ini.


"Harus diatur dengan sistem yang benar dulu, kayak kemarin kan baru tes jalan, uji coba dulu hasilnya gimana nanti kita konfirm lagi sampai maksimal, orang regulasinya yang bener," tegasnya.

Pras juga desak pemprov maksimalkan transportasi umum untuk kurangi macet


"Aktivitas transportasi umum harus dipercepat dan lebih maksimal seperti MRT, LRT, bus TransJakarta," kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.


Menurut dia, pemerintah bisa melakukan beberapa opsi dalam mengerahkan layanan moda transportasi umum seperti menambah jam operasional, pembaharuan fasilitas hingga trayek.


Selain itu, penambahan moda transportasi juga bisa menjadi solusi agar warga mau beralih dari kendaraan pribadi.


Namun demikian, Prasetyo juga mengingatkan pemerintah agar tetap mengatur tarif kendaraan tetap terjangkau. "Harganya terjangkau dan

transportasinya aman," kata dia.


Dengan demikian, dia yakin tingkat kemacetan di DKI Jakarta semakin berkurang.


Diketahui, Pemprov DKI akan melakukan uji coba layanan TransJakarta ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bulan depan. Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan, nantinya TransJakarta ke Bandara Soetta hanya berhenti di dua titik.


"Memang untuk pemberhentian di kawasan Bandara Soetta ini kami batasi. Tidak seperti layanan reguler yang saat ini sudah ada. Layanannya itu hanya berhenti di kantor AP II dan juga di Terminal Kargo," ujar Syafrin kepada wartawan, Jumat (16/6).


Syafrin menjelaskan layanan TransJakarta ke Bandara Soetta ini akan berbayar. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi sempat menyampaikan tarifnya Rp 3.500.


"Jadi teknisnya tentu layanan ini kan layanan angkutan umum, bukan angkutan karyawan. Jika angkutan karyawan, maka setiap yang naik mana angkutan karyawan dan biasanya angkutan karyawan itu gratis," ujarnya.


"Ini kenapa diangkat angkutan layanan umum karena berbayar. Angkutan umum adalah layanan angkutan yang penumpangnya membayar tarif tertentu," sambungnya.


Artikel ini telah tayang di detiknews dengan link dan judul "Ketua DPRD DKI Dukung TransJ Masuk Soetta, Yakin Tak Bebani Subsidi Tiket" https://news.detik.com/berita/d-6781819/ketua-dprd-dki-dukung-transj-masuk-soetta-yakin-tak-bebani-subsidi-tiket.


antaranews dengan link https://www.antaranews.com/berita/3595629/dprd-desak-pemprov-maksimalkan-transportasi-umum-untuk-kurangi-macet



1 view0 comments
bottom of page