top of page
  • Writer's pictureSA

Anggota DPRD soal Polda Metro Sebut Kemacetan di DKI 'Normal': Angkat Tangan?


Ditlantas Polda Metro Jaya menyebut kemacetan di Jakarta selama bulan Ramadan masih terbilang 'normal'. Anggota DPRD DKI Jakarta F-PDIP Gilbert Simanjuntak mengatakan 'normal' bisa diklaim jika tidak macet.

"Saya kira mengatasi macet menjadi target, jadi kurang pas menggunakan macet dengan istilah normal. Yang normal justru kalau tidak macet. Apakah Polda sudah angkat tangan melihat kemacetan yang ada, mungkin perlu dipertegas," kata Gilbert saat dihubungi, Selasa (4/4/2023).

Gilbert mengatakan pihaknya belum bisa mendiskusikan masalah ini bersama Polda Metro Jaya maupun pihak terkaitnya

”Saat ini rapat komisi masih penuh dengan pembahasan LPKJ Gubernur 2022. Mungkin setelah itu ada waktu, saya belum tahu," katanya.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya bicara soal kemacetan di Jakarta, khususnya selama bulan Ramadan. Polisi menyebut kemacetan Jakarta selama puasa ini masih 'normal'.


"Iya, masih normal," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Selasa (4/4).


Latif mengatakan kemacetan terjadi karena, salah satunya, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa. Di sisi lain, volume kendaraan meningkat.


"Kan karena aktivitas masyarakat, terus menjelang buka puasa, kan gitu. Karena kan aktivitas saja, bukan karena ada hambatan, bukan karena misalnya yang menghalangi, nggak ada. Volume tinggi, aktivitas masyarakat tinggi," ujarnya.


Latif menambahkan pihak kepolisian pun melakukan beberapa upaya untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut. Salah satunya menerjunkan personel lebih awal di titik-titik rawan macet jelang buka puasa untuk mengurai kemacetan.


"Kita menggelar personel lebih awal, sudah kita jalankan," imbuhnya.




Comments


bottom of page